Post

10 Kebiasaan Kecil Pemicu Diabetes

In Kertas Sehat on 6 Maret 2009 oleh nurHartato

saya posting email yang masuk ke nhartato@yahoo.com sesuai dengan aslinya.
SEMOGA BERMANFAAT

10 Kebiasaan Kecil Pemicu Diabetes
Makanan dan minuman yang dapat memicu diabetes.

Dalam hidup ini berlaku hukum “tabungan”. Apa yang kita lakukan menjadi tabungan di masa mendatang. Apa yang kita tabung sedikit demi sedikit akan terasa hasilnya bertahun-tahun kemudian. Begitu pun dengan penyakit. Mulai dari segelas minuman favorit hingga suka menonton TV hingga larut. Siapa nyana kalau itu bisa meningkatkan risiko diabetes?

1. Teh manis
Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes.
Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.

2. Gorengan
Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.
Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.

3. Suka ngemil
Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah.
Pengganti: Buah potong segar.

4. Kurang tidur.
Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.
Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.

5. Malas beraktivitas fisik
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat.
Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.
Solusi: Bersepeda ke kantor. wah… klo rumahnya di luar kota gmana ya

6. Sering stres
Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.
Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat.

7. Kecanduan rokok
Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.
Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi.

8. Menggunakan pil kontrasepsi
Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.
Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun.

9. Takut kulit jadi hitam
Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah.
Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum “berjemur” di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit.

10. Keranjingan soda
Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses’ Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak.
Solusi :P engganti Jus dingin tanpa gula.*

Sumber : Prevention
Semua kembali ke masing2 individu ya mbak… diri kita sendiri dan membiasakan pada anak2 kita.

Post

25 Februari 2009

In Kertas Iman, Uncategorized on 25 Februari 2009 oleh nurHartato Ditandai:

Rabu Abu, 25 Februari 2009

Masa PraPaskah, merupakan  masa perenungan dan pertobatan, kita diajak bersama-sama melihat kembali keprihatinan secara umum akan rusaknya lingkungan hidup, situasi ekonomi dan politik yang memuncak menjelang pemilu, dan secara khusus kita diajak menata kembali kehidupan masing-masing individu.

Dengan latar belakang tersebut, tema dari perenungan dan pertobatan adalah,
“MARI BERTANGGUNGJAWAB“.

Mengapa tema ini…? Seseorang berkata “dari pada menggerutu karena listrik padam, mari kita mulai menyalakan lilin”. Inilah sikap bertanggung jawab.

Pada pembahasan yg tentunya diadakan di komunitas basis lingkungan tema ini di bagi menjadi 4 sub tema, bertanggungjawab kepada  : 1.keluarga 2.lingkungan 3.masyarakat luas 4.bangsa dan negara

Untuk bisa tahu (memahami dan menjalankan) “mari bertanggungjawab” hubungannya dengan iman katolik kita, hadiri setiap sesi pendalaman iman di lingkungan tempat anda.

Selamat hari Rabu Abu, selamat mengadakan perenungan dan pertobatan secara pribadi maupun dalam komunitas basis di tempat anda sehingga  kita siap merayakan kebangkitan Tuhan.
Amin

kertaskecil

Post

Menjadi Keluarga Kristen Sejati

In Kertas Iman on 13 Januari 2009 oleh nurHartato Ditandai:

Dari,
Arisan keluarga tanggal 11 Januari 2009

Dalam keriuhan perbincangan dan tetesan hujan yang cukup deras ada sedikit yang saya catat, tapi besar maknanya buat perjalanan saya.

Ada yang perlu dibenahi dalam diri saya, khususnya keluarga saya (kita masing-masing) menjalani tahun 2009.
Point paling utama tetap menjunjung tinggi yang namanya “kebersamaan” dalam keluarga : antara ayah, ibu dan anak. Karena dalam kebersamaan suasana apapun susah/senang akan bisa dirasakan bersama, susah bukan lagi kesusahan diri sendiri, juga senang bukan hanya di rasakan sendiri.

Sebagai keluarga yang meng-iman-i Yesus sebagai satu-satunya pokok dalam menjalani hidup, perlu kiranya saya/kita berusaha terus menjadi keluarga Kristen yang sejati.
Lantas bagaimana menuju (menjadi) Keluarga Kristen Sejati ?

Rasul Paulus dalam suratnya kepada umat kristiani  di Efesus mengatakan,
“rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain di dalam takut akan Kristus” Efesus 5 : 21
(baca juga ayat-ayat berikutnya).

Secara jelas  dikatakan menjaga kebersamaan dalam suatu keluarga / sesama  dan tetap berjalan dalam terang ajaran Kristus, sebuah keluarga akan menghasilkan buah-buah roh(Galatia 5:22,23) seperti yang dikehendaki oleh Kristus, menjadi keluarga kristen sejati.

selamat menjalani tahun 2009.

Comments Off

Post

di sini aku milik-MU

In Kertas Iman on 17 Desember 2008 oleh nurHartato

(disini aku milik-MU)
sebuah renungan

Berikanlah imanMu yang mampu mengubah skema-skema hidupku sendiri. Berikanlah imanMu agar aku masuk dan menjalani kehidupan ini di dalam terang cahaya jalanMu.
Berikanlah imanMu agar aku mampu mencintai segala sesuatunya dengan tulus hati.
Berikanlah imanMu yang membuatku setia pada sabdaMu.

Aku ingin bahagia dan memiliki hati dari seseorang yang miskin.
Aku ingin bahagia dengan menjadi yang kecil, rendah hati dan sederhana.
Aku ingin bahagia tanpa segala kekuasaan yang mendominasi manusia.
Aku ingin bahagia dan menghadirkan kerajaanMu di dalam kehidupanku.
Aku persembahkan hidupku ini, yang kecil dan menjanjikan, seperti biji kacil di dalam tanah hatiMu agar tumbuh dan berkembang sedikit demi sedikit.

Aku tak tahu, ke mana kuarahkan pandanganku ketika dunia menawarkan hal-hal yang berlawanan. Demikian juga aku tak tahu memilih di antara persimpangan jalan yang kutemui.
Aku merasa ragu-ragu ketika berhadapan dengan apa yang esencial dan apa yang bukan esencial di dalam kehidupan ini.
Aku terus mengarahkan tujuan hidupku yang mencari dalam hidupMu arti mendalam dari eksistensiku di dunia ini.

Di sini, aku milikMu yang terus mencari akar-akar hidupku dan membuat sejarah hidupku.
Di sini, aku milikMu untuk semakin menemukan kebenaran dan kebebasan.
Di sini, aku milikMu dengan semangat untuk semakin dapat keluar dari keegoisanku dan mampu mencintai.
Di sini, aku milikMu sebagaimanan aku adanya dan terbuka untuk berubah seturut rencanaMu.
Di sini, aku milikMu dengan semangat untuk berubah, hidup dengan gaya yang lain.
Di sini, aku milikMu bertekad untuk semakin menjadi manusia baru, berdiri dan melanjutkan perjalanan…

Bro. Eustachius Ekowijayanto Chile, Pellines
www.bruderfic.or.id


Comments Off

Post

Tangan yang indah

In Ibu on 28 November 2008 oleh nurHartato

(Kepada siapa saja yang masih ada ibu… )
sebuah renungan.

Ketika ibu saya berkunjung, ibu mengajak saya untuk berbelanja bersamanya kerana dia menginginkan sepasang baju yg baru. Saya sebenarnya tidak suka pergi berbelanja  bersama dengan orang lain, dan saya bukanlah orang yang sabar, tetapi walaupun demikian kami pergi juga ke pusat perbelanjaan membeli baju tersebut. Kami mengunjungi setiap butik yang menyediakan pakaian wanita, dan ibu saya mencoba sehelai demi sehelai pakaian dan mengembalikan semuanya. Seiring hari yang berlalu, saya mulai penat dan kelihatan jelas riak2 kecewa di wajah ibu.

Akhirnya pada butik terakhir yang kami kunjungi, ibu saya mencoba satu baju yang cantik . Dan karena ketidaksabaran saya, maka untuk kali ini saya ikut masuk dan berdiri bersama ibu saya dalam fitting room, saya melihat bagaimana ibu mencoba pakaian tersebut, dan dengan susah mencoba untuk mengenakannya. Ternyata tangan-tangannya sudah mulai dilumpuhkan oleh penyakit radang sendi dan sebab itu dia tidak dapat melakukannya, seketika ketidaksabaran saya digantikan oleh suatu rasa kasihan yang dalam kepadanya. Saya berbalik pergi dan coba menyembunyikan air mata yang keluar tanpa saya sadari. Setelah saya mendapatkan ketenangan lagi, saya kembali masuk ke fitting room untuk membantu ibu mengenakan pakaiannya.

Pakaian ini begitu indah, dan ibu membelinya. Shopping kami telah berakhir, tetapi kejadian tersebut terukir dan tidak dapat dilupakan dari ingatan …
Sepanjang sisa hari itu, fikiran saya tetap saja kembali pada saat berada di dalam fitting room tersebut dan terbayang tangan ibu saya yang sedang berusaha mengenakan pakaiannya. Kedua tangan yang penuh dengan kasih, yang pernah menyuapi, memandikan saya, memakaikan baju, membelai dan memeluk saya, dan terlebih dari semuanya, berdoa untuk saya, sekarang tangan itu telah menyentuh hati saya dengan cara yang paling berbekas dalam hati saya. Kemudian pada malam harinya saya pergi ke kamar ibu saya mengambil tangannya, lantas menciumnya … dan yang membuatnya terkejut, saya memberitahunya bahwa bagi saya kedua tangan tersebut adalah tangan yang paling indah di dunia ini. Saya sangat bersyukur bahwa Tuhan telah membuat saya dapat melihat dengan sejelasnya, betapa bernilai dan berharganya kasih sayang yang penuh pengorbanan dari seorang ibu.

Saya hanya dapat berdoa bahwa suatu hari kelak tangan saya dan hati saya akan memiliki keindahannya tersendiri. Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ibu…

(diceritakan kembali oleh kertaskecil,
agar setiap orang di dunia ini lebih mencintai dan menyayangi ibu-nya)

Comments Off